Tentang Kami GESSIT News

By Muhammad Yusuf, S.Sos.I.,M.Pd.,CTrQ.,CPSQ 07 Apr 2014, 13:10:57 WIB

Dalam lanskap perubahan birokrasi yang dinamis dan terus bergerak maju, lahirlah sebuah gerakan revolusioner dari jantung Kantor Kementerian Agama Kota Batam yang dikenal dengan nama GESIT, singkatan dari Gerakan Edukatif Suluh Innovatif dan Terupdate. GESIT bukan sekadar akronim biasa, tetapi simbol dari semangat baru, energi segar, dan komitmen perubahan yang dibawa oleh sosok Penyuluh Agama Islam yang visioner dan inovatif: Ustadz Muhammad Yusuf, S.Sos.I., M.Pd.I., CTrQ., CPSQ.

GESIT hadir sebagai wajah baru Agen Perubahan, mengemban amanah besar untuk menjadi lokomotif transformasi pelayanan keagamaan yang inklusif, edukatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dipilih sebagai Pemenang Terbaik I Seleksi Agen Perubahan Kantor Kemenag Kota Batam, GESIT tak hanya unggul dalam gagasan, namun juga membuktikan kiprahnya secara konkret di tengah masyarakat.


Profil Singkat Sang Inisiator GESIT

Ust. Muhammad Yusuf, putra Bugis dari Tanjung Jabung, Jambi, merupakan Penyuluh Agama Islam Fungsional yang dikenal dengan pendekatan dakwah digital, media kreatif, dan penyuluhan berbasis komunitas. Latar belakangnya sebagai Qari’ dan penggiat Tilawah Qur’an menjadikannya sosok yang menyatu antara kekuatan lisan dan ketajaman visi.

Sejak tahun 2018, beliau dipercaya sebagai Dewan Hakim Cabang Tilawah & Qiraat Sab’ah di berbagai ajang serta menjabat sebagai Koordinator Diklat LPTQ di wilayah Batam. Kini, ia juga mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum PD. IPARI Kota Batam 2024–2028.

Tak hanya itu, berkat semangat literasi dan kecakapan digitalnya, beliau aktif sebagai Tim Humas & ZI Kantor Kemenag Kota Batam, bertugas khusus menangani desain grafis, editor, dan narator berita website Kemenag Batam untuk kegiatan Bimas Islam di 12 KUA se-Kota Batam.


Pengakuan dan Penghargaan

???? Terbaik I Agen Perubahan “GESIT” Kemenag Batam 2024–2027
???? Juara I Penyuluh Agama Islam Award Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025, Kategori: Metode Penyuluhan Baru
???? Lolos Seleksi Nasional Penyuluh Award 2025 mewakili Kemenag Batam & Kanwil Kemenag Kepri


Karya dan Gagasan Cemerlang

???? Karya ilmiahnya yang berjudul "Metode Penyuluhan Baru: SEMEDI Kyai Gaul Batam" telah diseminarkan secara nasional di Universitas Sultan Agung, Semarang. Dalam karya lainnya, ia mengangkat tema kritis tentang kekeliruan lafal bacaan populer dalam masyarakat, sekaligus menjadikan media digital sebagai sarana pembelajaran umat yang efektif.


Aksi Nyata yang Tak Sekadar Teori

GESIT tidak berhenti di ruang wacana. Ust. Yusuf menghidupkan semangat perubahan melalui kanal YouTube Kyai Gaul Batam, menampilkan konten dakwah kekinian, seperti:

  • ???? “30 Kekeliruan Lafal Bacaan Populer di Indonesia”

  • ???? “21 Jawaban Seputar Aqiqah dan Qurban”

  • ???? “Tugas Pokok dan Fungsi IPARI Kemenag RI”


Pendidikan dan Sertifikasi

???? D.2 Tarbiyah IAIN STS Jambi (2003)
???? S.1 Ushuluddin/Dakwah IAIN STS Jambi (2007)
???? S.2 MPAI Universitas Sultan Agung (2025)
???? Certified Teacher in Qur’an (CTrQ)
???? Certified Public Speaking of Qur’an (CPSQ) – SSQ Holistik Internasional


GESIT adalah Harapan, GESIT adalah Arah Perubahan

GESIT bukan hanya nama, tapi representasi nyata dari semangat perubahan yang menular. Agen Perubahan ini diberi SK resmi oleh Kepala Kankemenag Kota Batam saat itu, Bapak KH. Zulkarnain Umar, S.Ag., MH, yang kini menjabat sebagai Kabag Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau. Amanah itu kini terus dilanjutkan dengan dedikasi tinggi dan keberanian untuk menjawab tantangan zaman.


Dukung Sang Agen Perubahan GESIT!

???? Scan Barcode
???? Klik Tautan & Isi Formulir Dukungan untuk M. Yusuf
???? Utusan Kota Batam, Kepulauan Riau
? “Bersama GESIT, Kita Gerakkan Perubahan!”


???? Kontak & Media Sosial
???? Email: muhammadyusufbatam@gmail.com
???? IG / TikTok / YouTube: @KyaiGaulBatam
???? FB: Muhammad Yusuf Asri / Asri Muhammad Yusuf


Jazakumullahu Khairan Katsiran atas doa dan dukungannya. GESIT melangkah bukan untuk popularitas, tetapi demi kemaslahatan umat dan kemajuan institusi Kementerian Agama Republik Indonesia.