BRUS KUA Belakang Padang Sentuh Hati Remaja SMA 2 Batam: Bekal Menuju Masa Depan Qurani
BRUS (Bina Remaja Usia Sekolah) KUA Belakang Padang Kantor Kemenag Kota Batam

By Muhammad Yusuf, S.Sos.I.,M.Pd.,CTrQ.,CPSQ 09 Agu 2025, 09:42:34 WIB Sekitar Kita
BRUS KUA Belakang Padang Sentuh Hati Remaja SMA 2 Batam: Bekal Menuju Masa Depan Qurani

Keterangan Gambar : Penyampaian Materi Filosofi BRUS, Konsep Diri Remaja Sehat, Generasi Queren & Qurani


BRUS KUA Belakang Padang Sentuh Hati Remaja SMA 2 Batam: Bekal Menuju Masa Depan Qur'ani

Batam, 8 Agustus 2025 — Udara pagi di SMA 2 Kota Batam terasa berbeda. Aula sekolah yang biasanya dipenuhi suara riuh para siswa, pagi itu dipenuhi rasa haru, semangat, dan renungan mendalam. Kegiatan Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang diselenggarakan oleh KUA Belakang Padang, Kantor Kementerian Agama Kota Batam , hadir membawa pesan kuat: “Menyiapkan generasi berilmu, berakhlak, dan siap membangun keluarga yang sakinah sejak dini.”

Berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam No. 1012 Tahun 2022 , BRUS menjadi program strategis KUA sebagai langkah nyata pencegahan perkawinan anak, sekaligus mempersiapkan kehidupan keluarga yang harmonis dengan perspektif Islam. Di hadapan para pelajar, Kepala KUA Belakang Padang, Bapak Abdul Majid, S.Sy., SH. , menyampaikan materi Filosofi BRUS yang sarat makna. Beliau mengajak remaja untuk memahami bahwa masa depan yang indah dimulai dari kesadaran menjaga diri, memupuk cita-cita, dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama.

Baca Lainnya :

Materi berikutnya tentang Konsep Diri Remaja Sehat menggugah kesadaran para siswa: mengenal potensi diri, menghindari pergaulan yang menjerumuskan, dan berperan aktif mencegah stunting melalui pola hidup sehat. Puncaknya, pesan tentang Menghidupkan Generasi Queren dan Qur'ani mengalir hangat—mengajak remaja mencintai Al-Qur'an, menjadikannya pedoman, dan menebarkan kebaikan di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini dipandu hangat oleh Moderator Roso Prasetyo , dan mendapat penguatan inspiratif dari Siti Aminah, S.Pd.I. , staf Bidang Keluarga Sakinah. Sorot mata para siswa memancarkan semangat baru: menjaga prestasi, mengejar prestasi, dan menata masa depan dengan penuh keyakinan.

“Generasi hebat bukanlah mereka yang sekedar pintar, tetapi mereka yang mampu menjaga diri dan membangun peradaban dengan akhlak mulia,” pesan Abdul Majid di akhir sesi. Suasana aula pun bergemuruh oleh tepuk tangan—bukan hanya karena materi yang menarik, tetapi karena hati yang dijangkau dan pikiran yang tercerahkan. (AP.Gesit/ KyaiGaulBatam).




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment